Media Parahyangan
Advertisement
  • Home
  • Berita
    • Bandung
    • Nasional
    • Liputan Kampus
    • Editorial
  • Sesi Kajian Khusus
    • Understanding Issues
  • Kolom Parahyangan
    • Opini
    • Esai
    • Interview
    • Podcast
  • Culture
    • Musik
    • Seni
    • Buku
    • Lifestyle
  • Galeri
  • Majalah
  • Arsip
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Bandung
    • Nasional
    • Liputan Kampus
    • Editorial
  • Sesi Kajian Khusus
    • Understanding Issues
  • Kolom Parahyangan
    • Opini
    • Esai
    • Interview
    • Podcast
  • Culture
    • Musik
    • Seni
    • Buku
    • Lifestyle
  • Galeri
  • Majalah
  • Arsip
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
Media Parahyangan
No Result
View All Result
Home Liputan Kampus

Kantin Unpar Sudah Buka, Mahasiswa: Banyak Alternatif yang Lebih Murah

Media Parahyangan by Media Parahyangan
15 March 2026
in Liputan Kampus
Kantin Unpar Sudah Buka, Mahasiswa: Banyak Alternatif yang Lebih Murah

Media Parahyangan – Perkuliahan yang sudah dimulai kembali menjadi penanda kehidupan kampus yang kembali ramai. Di tengah keramaian mahasiswa ini terdapat satu hal baru yang ikut mulai beroperasi yaitu kantin baru Unpar. Seperti yang dijanjikan oleh rektor pada acara Sore Bersama Rektor bulan Juni lalu, kantin yang bernama Rammah Food Collection ini memiliki sistem food court sama seperti kantin pada universitas di luar negeri.

Area makan yang terdiri dari dua lantai tersebut terpantau cukup ramai dengan pembeli yang datang. Kantin pada siang hari ini dipenuhi oleh mahasiswa dan dosen untuk makan siang.

Menu yang disediakan cukup variatif dengan beberapa menu daging dan sayuran. Selain nasi sebagai karbohidrat, kantin Unpar juga menyediakan alternatif lain seperti roti dan kentang. Sebagai makanan pencuci mulut seperti es krim pun juga tersedia. Selain menyediakan makanan kantin Unpar juga menyediakan beberapa jenis minuman seperti teh, kopi, dan air mineral.

Kantin ini ternyata mengundang mahasiswa yang penasaran untuk mencoba makanan yang ada. Seorang mahasiswa baru yang sempat bersedia untuk diwawancara mengatakan bahwa ia datang karena penasaran dengan adanya kantin ini.

“Kemarin pas osjur ada tur yang lewat kantin. Jadinya ada rasa penasaran.” Ujar Ardi, mahasiswa Informatika angkatan 2024.

Hal yang sama juga dirasakan oleh Ivan, seorang mahasiswa Hubungan Internasional angkatan 2022. Ivan juga penasaran dengan kantin yang baru buka ini. Terlebih lagi sedari awal masuk kantin di Unpar sudah lama tutup.

“sebenarnya ingin nyoba-nyoba aja sih. Karena memang baru dengar juga akan ada kantin di Unpar. Terutama penasaran sama ingin tau juga ada alternatif lain gak yang lebih bagus daripada makanan luar mungkin saja lebih murah atau lebih enak.” Ujar Ivan.

Di samping keindahan kantin yang cukup ramai tersebut, harga dari makanan ternyata tergolong mahal. Menurut kesaksian dari Ardi, di balik makanan kantin yang cukup enak, harga makanan di kantin tergolong mahal.

“Makanannya sih enak dan buat aku pribadi juga mengenyangkan. Tapi kalau dilihat dari harga sih kemahalan. …Kalau dibandingkan dengan restoran-restoran yang jual makanan yang sama kayaknya bisa lebih murah, dan itu juga tingkatan restoran bukan pedagang kaki lima atau food court.” Ujar Ardi.

Mirip dengan Ardi, Ivan juga merasakan hal yang sama terkait harga makanan yang tergolong mahal. Ivan merasa ekspektasinya tentang harga yang lebih murah.

“Untuk ekspektasinya sih ga juga sih sebenernya (tidak sesuai ekspektasi). Maksudnya ga juga bukan dari rasanya atau gimana-gimana, tapi kalau dibandingin sama makanan luar kayak yang dekat Unpar itu dari harga jauh banget. …Jadi menurut saya ga sesuai ekspektasi sih sebenarnya, soalnya saya ingin ke kantin kampus tuh ekspektasinya lebih murah, karena kan ya buat mahasiswa ya, mahasiswa ga semua punya uang sebanyak itu. Karena dari itu ya ga sesuai ekspektasi sih.” Ujar Ivan.

Ivan juga berkata bahwa harganya yang cukup mahal dan porsinya masih kurang membuat ia kurang tertarik untuk datang kembali. Terlebih masih banyak alternatif lain dengan harga yang lebih murah dan banyak.

“Kalau balik lagi untuk sekarang engga sih, bukan berarti gak akan datang kembali. Mungkin jika ada pergantian terkait harganya atau porsinya berubah mungkin akan coba lagi. …Soalnya dari alternatif juga banyak yang lebih enak dan lebih murah sebenernya sih.”

Bahkan ada lagi seorang mahasiswa Unpar yang kami jumpai memberikan pendapatnya terkait kantin baru ini secara eksplisit.

“Mahal mas. Saya biasa makan di legend cuma habis 13 ribuan”. Ujar Wira, mahasiswa Hukum yang enggan menyebutkan angkatannya.

Penulis: Jasson Aditya Sudrajat

Editor: Galih Rifki

Previous Post

#TidakSIAP2024: Makan Siang Peserta SIAP Tidak Layak Konsumsi

Next Post

Black September: Upaya Bandung Merawat Ingatan Dari Rentetan Pelanggaran HAM

Post Terkait

#MenujuIndonesiaBangkrut : Aksi Gabungan Mahasiswa Bandung menjelang anjloknya Rupiah
Nasional

#MenujuIndonesiaBangkrut : Aksi Gabungan Mahasiswa Bandung menjelang anjloknya Rupiah

14 June 2026
Sempat Hilang setelah memperingati Supersemar, BEM akhirnya meminta maaf
Liputan Kampus

Sempat Hilang setelah memperingati Supersemar, BEM akhirnya meminta maaf

28 March 2026
Sempat Memperingati Supersemar, BEM UNPAR Tarik Kembali Unggahan Mereka
Liputan Kampus

Sempat Memperingati Supersemar, BEM UNPAR Tarik Kembali Unggahan Mereka

20 March 2026
Kilas Balik Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan di Unpar
Liputan Kampus

Kilas Balik Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan di Unpar

27 February 2026
Pemilihan Umum Persatuan Mahasiswa: Mahasiswa yang Mana?
Liputan Kampus

Pemilihan Umum Persatuan Mahasiswa: Mahasiswa yang Mana?

27 November 2025
Teror Danus Proker: Ada yang Salah dengan Metode Pencarian Dana Tambahan?
Liputan Kampus

Teror Danus Proker: Ada yang Salah dengan Metode Pencarian Dana Tambahan?

13 November 2025
Next Post
Black September: Upaya Bandung Merawat Ingatan  Dari Rentetan Pelanggaran HAM

Black September: Upaya Bandung Merawat Ingatan Dari Rentetan Pelanggaran HAM

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terbaru

  • Muncul Surat Ancaman Bom Pada Wisuda Tahap II, BEM Unpar Sebarkan Pesan Darurat

    Muncul Surat Ancaman Bom Pada Wisuda Tahap II, BEM Unpar Sebarkan Pesan Darurat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berulah Menjelang Turun Jabatan, Ketua BEM Unpar Minta Maaf

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • #TidakSIAP2024: Makan Siang Peserta SIAP Tidak Layak Konsumsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sempat Memperingati Supersemar, BEM UNPAR Tarik Kembali Unggahan Mereka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kantin Unpar Sudah Buka, Mahasiswa: Banyak Alternatif yang Lebih Murah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • “Ketidakstabilan Ekonomi Menciptakan Pelecehan Hak Asasi Manusia Etnis Tionghoa”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kencangkan Sabuk Pengaman, Per Semester Ganjil 2025/2026 UKT Tahap Satu Naik!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • “Kesenjangan Gender di Era Modern: Menghadapi Sistem yang  Menyudutkan Perempuan” 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Follow Our Social Media
Spotify Instagram Youtube

Informasi

  • Tentang Kami
  • Pertanyaan Umum (FaQ)
  • Guideline Kolom Submisi
  • Pendaftaran Anggota Jurnalis MedPar

Kontak

  • Email Kolom Submisi : kompendiumprodukmp@gmail.com
  • Email Media Partner : ukm_mp@unpar.ac.id

Alamat

Jl. Ciumbuleuit No.94, Hegarmanah, Kec. Cidadap, Kota Bandung, Jawa Barat 40141

Copyright © 2023 Media Parahyangan

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Bandung
    • Nasional
    • Liputan Kampus
    • Editorial
  • Sesi Kajian Khusus
    • Understanding Issues
  • Kolom Parahyangan
    • Opini
    • Esai
    • Interview
    • Podcast
  • Culture
    • Musik
    • Seni
    • Buku
    • Lifestyle
  • Galeri
  • Majalah
  • Arsip
  • Tentang Kami

© 2024 Media Parahyangan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist