Media Parahyangan
Advertisement
  • Home
  • Berita
    • Liputan Kampus
    • Bandung
    • Nasional
    • Feature
  • Seri Kajian Khusus
    • Artikel Opini
    • Understanding Issues
    • Editorial
    • Interview
  • Korner Literasi
    • Kolom Submisi
    • Film & Sinematografi
    • Review Buku
    • Seni Budaya
    • Musik
    • Podcast
  • Galeri
  • Arsip Cetak
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Liputan Kampus
    • Bandung
    • Nasional
    • Feature
  • Seri Kajian Khusus
    • Artikel Opini
    • Understanding Issues
    • Editorial
    • Interview
  • Korner Literasi
    • Kolom Submisi
    • Film & Sinematografi
    • Review Buku
    • Seni Budaya
    • Musik
    • Podcast
  • Galeri
  • Arsip Cetak
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
Media Parahyangan
No Result
View All Result
Home Liputan Kampus

Kebangkitan Kehidupan Musik Unpar: Band Mahasiswa, Rattlesnake Brothers Rilis EP Pertama Mereka!

by Media Parahyangan
29 July 2025
in Liputan Kampus, Musik
0
Kebangkitan Kehidupan Musik Unpar: Band Mahasiswa, Rattlesnake Brothers Rilis EP Pertama Mereka!

Dokumentasi Rattlesnake Brothers

495
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Media Parahyangan – Rattlesnake Brothers, band Mahasiswa Unpar telah merilis EP atau mini album pertama mereka yaitu “Binatang”. EP ini berisi dua track yang berjudul “J.a.S” dan juga title track mereka “Binatang” secara resmi pada 7 Juli 2025 kemarin dan dapat diakses melalui beberapa platform digital.

Dokumentasi Rattlesnakes Brother

Berlandaskan pada tema seputar survival dan mental health yang menjadi topik penting bagi personil Rattlesnake Brothers Johanes Ariel Suharno (Jo) dan Nico, EP yang mereka rilis  merupakan bagian dari dari album, yang dibalut dengan aransemen musik blues klasik aau blues rock dengan referensi seperti SRV dan Kelompok Penerbang Roket dengan vocal yang lantang dan lirik naratif yang konfrontatif.

Dalam wawancara dengan Media Parahyangan dan juga dalam siaran pers resmi mereka, Johanes menyampaikan bahwa Binatang adalah ajakan untuk berdamai dan merangkul sisi “binatang” yang secara naluriah dimiliki oleh setiap manusia. Alih-alih menolak atau mengutuk sisi liar tersebut—baik dalam diri sendiri maupun orang lain—EP ini mengajak pendengar untuk menerima dan mengintegrasikannya dalam perjalanan hidup, terutama dalam konteks kesehatan mental.

Suasana konfrontatif dan emosional dalam narasi ini diperkuat oleh aransemen dan mixing yang mentah (raw). Track pertama, “J.a.S”, sebuah track instrumental yang berdurasi hanya 25 detik, menghadirkan energi yang intens dengan aransemen ekspresif. Track ini terdengar seperti sebuah “ending” atau closing dari sebuah lagu yang dibawakan secara live dengan drum, bass dan gitar yang memiliki alurnya sendiri sebelum menuju pada satu home chord terakhir. Track ini dibuka dengan fade-in yang langsung memperdengarkan kita pada 

Sementara itu, track kedua, “Binatang”, yang berdurasi 3 menit 42 detik, menyuguhkan riff bass dan gitar utama yang liar. Lagu ini diselingi perubahan beat yang cepat dan ekspresif sebelum kembali ke beat utama.

Struktur lagu dimulai dengan bagian intro, di mana gitar dan bass memainkan riff yang sama secara bersamaan, didampingi oleh iringan ride cymbal dari drum. Lagu kemudian berlanjut ke bait pertama, saat drum hanya memainkan kick on the floor (pola permainan drum di mana pedal bass drum (kick drum) dipukul secara konstan pada setiap ketukan (biasanya empat ketukan dalam satu bar), menciptakan ritme dasar yang stabil dan mengalir) yang mengiringi vokal secara minimalis. Memasuki verse kedua, riff tetap dipertahankan, namun kali ini drum mulai memainkan perannya secara penuh, memberikan dinamika yang lebih kuat.

Setelah dua bait tersebut, lagu memasuki bagian interlude yang ditandai dengan perubahan tempo serta masuknya riff gitar baru yang bernuansa blues klasik. Transisi ini kemudian diikuti oleh permainan bass dan drum yang secara bertahap membangun tensi aransemen menuju bagian solo gitar.

Setelah solo, lagu kembali ke riff utama dan masuk ke verse 3, yang masih mempertahankan riff yang sama seperti pada dua verse sebelumnya. Track ini kemudian ditutup dengan bagian outro yang diisi oleh solo gitar dari Nico hingga menit terakhir.

Lirik dalam lagu “Binatang” disampaikan melalui sudut pandang orang ketiga. Narator menggambarkan seorang individu yang “liar, buruk rupanya, dan berwajah sampah” yang telah mengalami tekanan dan pelecehan sepanjang hidupnya. Namun, tokoh utama menerima ajakan dari Johanes untuk merangkul sisi liarnya, yang ditandai dengan pernyataan tegas: “Persetan kau, binatang.”

Dokumentasi Rattlesnake Brothers

EP BINATANG menjadi gerbang pembuka menuju album penuh Rattlesnake Brothers yang akan datang—sebuah karya yang lebih personal dan mendalam, membawa kisah serta perenungan dari pengalaman hidup Nico dan Johanes.

Penulis: Gregorius Ramones Evanraffael

Editor: Jasson Aditya Sudrajat

Media Parahyangan

Media Parahyangan

Next Post
Melihat Kembali Salah Satu Nilai Dasar Unpar: Preferential Option for the Poor (Keberpihakan Pada Kaum Papa)

Melihat Kembali Salah Satu Nilai Dasar Unpar: Preferential Option for the Poor (Keberpihakan Pada Kaum Papa)

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Muncul Surat Ancaman Bom Pada Wisuda Tahap II, BEM Unpar Sebarkan Pesan Darurat

Muncul Surat Ancaman Bom Pada Wisuda Tahap II, BEM Unpar Sebarkan Pesan Darurat

15 November 2024
Berulah Menjelang Turun Jabatan, Ketua BEM Unpar Minta Maaf

Berulah Menjelang Turun Jabatan, Ketua BEM Unpar Minta Maaf

29 November 2024
#TidakSIAP2024: Makan Siang Peserta SIAP Tidak Layak Konsumsi

#TidakSIAP2024: Makan Siang Peserta SIAP Tidak Layak Konsumsi

29 August 2024
Pemilihan Umum Persatuan Mahasiswa: Mahasiswa yang Mana?

Pemilihan Umum Persatuan Mahasiswa: Mahasiswa yang Mana?

2
Diskusi Publik KPK: Pendidikan anti korupsi merupakan investasi jangka panjang dan merupakan cara paling cepat untuk memberantas korupsi

Diskusi Publik KPK: Pendidikan anti korupsi merupakan investasi jangka panjang dan merupakan cara paling cepat untuk memberantas korupsi

0
Jurnalis Bandung Gelar Aksi: RUU Penyiaran Bisa Menyerang Siapa Saja!

Jurnalis Bandung Gelar Aksi: RUU Penyiaran Bisa Menyerang Siapa Saja!

0
1984 : Sejauh mana kita sebenarnya bebas?

1984 : Sejauh mana kita sebenarnya bebas?

2 August 2026
Review Film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak : Pelajaran Penting dalam Keamanan Gender

Review Film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak : Pelajaran Penting dalam Keamanan Gender

2 August 2026
Optimalisasi Kesiapan Infrastruktur Pelayanan Publik dalam Perlindungan Kekerasan Seksual

Optimalisasi Kesiapan Infrastruktur Pelayanan Publik dalam Perlindungan Kekerasan Seksual

1 August 2026
Follow Our Social Media
Spotify Instagram Youtube

Informasi

  • Tentang Kami
  • Pertanyaan Umum (FaQ)
  • Guideline Kolom Submisi
  • Pendaftaran Anggota Jurnalis MedPar

Kontak

  • Email Kolom Submisi : kompendiumprodukmp@gmail.com
  • Email Media Partner : ukm_mp@unpar.ac.id

Alamat

Jl. Ciumbuleuit No.94, Hegarmanah, Kec. Cidadap, Kota Bandung, Jawa Barat 40141

Copyright © 2023 Media Parahyangan

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Liputan Kampus
    • Bandung
    • Nasional
    • Feature
  • Seri Kajian Khusus
    • Artikel Opini
    • Understanding Issues
    • Editorial
    • Interview
  • Korner Literasi
    • Kolom Submisi
    • Film & Sinematografi
    • Review Buku
    • Seni Budaya
    • Musik
    • Podcast
  • Galeri
  • Arsip Cetak
  • Tentang Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist