Media Parahyangan – Jumat, (15/11) pihak Unpar mengeluarkan siaran pers terkait surat ancaman yang ramai dibicarakan. Melalui siaran pers tersebut, Unpar mengkonfirmasi adanya ancaman terhadap keamanan kampus dalam bentuk surat kaleng.
Wisuda tetap berjalan dan keamanan semakin diperketat merupakan gambaran situasi Unpar pada rangkaian acara wisuda tahap II hari ini. Diketahui pada hari sebelumnya, ramai muncul perbincangan di kalangan mahasiswa terkait dengan surat ancaman bom di Unpar. Banyak spekulasi terkait ancaman teror ini yang hadir di kalangan mahasiswa mulai dari ketakutan akan bom hingga spekulasi atas pelaku hanyalah orang yang sedang jahil.

Spekulasi dan pertanyaan ini akhirnya dapat terjawab melalui siaran pers yang diberikan oleh pihak Unpar. Pada pagi hari tadi, terdapat unggahan siaran pers terkait surat ancaman tersebut melalui story Instagram dari Direktorat Kemahasiswaan (Ditmawa). Dalam unggahan tersebut, pihak Unpar menjelaskan bahwa memang benar terdapat ancaman dalam bentuk surat kaleng yang diterima Unpar. Untuk menangani kejadian ini, pihak Unpar juga menyatakan bahwa koordinasi dengan pihak terkait seperti Aparat Kepolisian masih dilaksanakan.
Aparat Kepolisian juga terlihat melakukan penjagaan di sekitar gerbang utama Unpar pada jam-jam menjelang wisuda dimulai.
Penulis: Jasson Aditya Sudrajat
Editor: Muhammad Rizki Pirdaus










