Media Parahyangan – Himpunan Mahasiswa Program Studi Administrasi Publik tampil nyentrik pada saat Parade BEM, SM, BP, dan Himpunan di SIAP 2025 hari ke dua. Mereka Membentangkan bendera dari anime One Piece ketika tampil saat Parade ini.
Pemandangan unik hadir pada SIAP 2025 hari ke dua, dimana ada satu Himpunan Mahasiswa yang membentangkan bendera One Piece pada saat jalan menyusuri selasar PPAG. Berani tampil beda dari yang lain, Himpunan Mahasiswa Administrasi Publik yang belakangan ini kerap tampil galak dengan kajian dan kritik terhadap kondisi sosial di Indonesia terpantau membentangkan Bendera One Piece. Bendera One Piece sendiri belakangan kerap disamakan dengan lambang kekecewaan terhadap Pemerintah Indonesia.
Bendera One Piece, belakangan ini memang menjadi polemik karena dianggap sebagai lambang yang menodai kehormatan Sang Saka Merah Putih. Anggapan ini hadir melalui beberapa pejabat negara yang menganggap pengibaran bendera One Piece menjelang Hari Kemerdekaan mengandung unsur pidana. Namun, beberapa kalangan masyarakat dan beberapa pakar menyatakan bahwa tidak ada pasal yang melarang pengibaran Bendera One Piece yang notabenenya merupakan bendera dari cerita animasi Jepang (anime).
Presiden Prabowo sendiri, melalui Menteri Sekretaris Negara tidak melarang pengibaran bendera One Piece asal tidak dibenturkan dengan bendera Merah Putih. Menurutnya, selama itu sebagai bentuk kreativitas atau kritik, Istana terbuka saja. Namun, jika ada hasutan untuk mengibarkan bendera One Piece ketimbang bendera Merah Putih itu yang menjadi masalah.
Penulis: Jasson Aditya Sudrajat
Editor: Galih Rifki Wiratama








