Media Parahyangan
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
    • Liputan Kampus
    • Bandung
    • Nasional
    • Feature
  • Seri Kajian Khusus
    • Artikel Opini
    • Understanding Issues
    • Editorial
    • Interview
  • Korner Literasi
    • Kolom Submisi
    • Film & Sinematografi
    • Review Buku
    • Seni Budaya
    • Musik
    • Podcast
  • Galeri
  • Arsip Cetak
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
    • Liputan Kampus
    • Bandung
    • Nasional
    • Feature
  • Seri Kajian Khusus
    • Artikel Opini
    • Understanding Issues
    • Editorial
    • Interview
  • Korner Literasi
    • Kolom Submisi
    • Film & Sinematografi
    • Review Buku
    • Seni Budaya
    • Musik
    • Podcast
  • Galeri
  • Arsip Cetak
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
Media Parahyangan
No Result
View All Result
Home Bandung

Satre Unpar!: Toni Tercinta, Kisah Cinta & Lain-Lain

by Media Parahyangan
31 May 2025
in Bandung, Liputan Kampus
0
Satre Unpar!: Toni Tercinta, Kisah Cinta & Lain-Lain
499
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Media Parahyangan – Pada hari Sabtu, (17/05) dalam upaya menghidupkan kembali semangat seni di kalangan mahasiswa, Unit Kegitatan Mahasiswa Sastra dan Teater UNPAR (Satre) menggelar sebuah acara pertujukan kolaboratif yang memadukan puisi, drama, dan musik.

Menggangkat tema Toni Tercinta, Kisah Cinta & Lain-Lain karya Arifin C. Noer, acara tersebut menyuguhkan rangkaian pertunjukan yang memadukan narasi personal, puisi, dan drama untuk merayakan berbagai wajah cinta yang manis, getir, absurd, dan kadang tak terjelaskan. Lebih dari sekadar pertunjukan, “Toni Tercinta” menjadi ruang ekspresi sekaligus pengakuan akan kerentanan dan kekuatan manusia dalam mencinta.

Tim Media Parahyangan juga berkesempatan mewawancari salah satu pemeran dari acara satre kali ini. Ariel Paras, berperan sebagai Otong memberikan alasannya mengapa ia berpartisipasi dalam acara satre kali ini. Ia tertarik karena menambah pengalaman serta ingin mengetahui bagaimana dunia teater itu.

“Karena buat pengalaman sama pengen nyobain bagaimana dunia teater itu,” ujar Ariel.

Ariel memberikan pendapatnya tentang bagaimana kita dapat memaknai acara Satre kali ini dan ia juga berkeluh kesah tentang perjuangannya untuk menyukseskan acara Satre kali ini.

“Kurang lebih maknanya berceritakan tentang orang-orang atas yang tidak mempedulikan orang-orang bawah karena orang bawah sibuk dengan hidupnya dan orang atas sibuk dengan anjingnya. Wahh banyak sih kesulitannya sebenernya karena berperan sebagai orang lain itu susah sih sekitar 4 bulan latihannya,” ujar Ariel Paras.

Tim Media Parahyangan juga berkesempatan untuk mewawancarai Kemal Ferdiansyah, pelatih UKM Satre sekaligus sutradara pada pementasan kali ini. Dalam wawancara tersebut, Kemal menyoroti ketimpangan empati dalam masyarakat, terutama ketika kematian seorang anak dari kelas bawah dianggap tidak sepenting kematian seekor anjing peliharaan milik pasangan kelas atas. Ia mengajak penonton untuk merenungkan bagaimana cinta dan perhatian yang berlebihan terhadap sesuatu secara berlebihan justru mengaburkan kepedulian serta kepekaan empati terhadap sesama manusia.

“Kita patut memperhatikan bagian akhir kisah tersebut sebagai bahan perenungan. Sebagai contoh, banyak manusia yang mencintai binatang atau benda secara berlebihan, hingga melupakan bahwa di sisi lain masih banyak sesama manusia yang lebih membutuhkan perhatian atau cinta tersebut—namun justru diabaikan,” ujar Kemal selaku sutradara.

Lebih jauh, Kang Kemal juga membagikan pendekatannya dalam menyutradarai pementasan ini, yaitu dengan mengarah ke gaya teater konvensional yang diberi sedikit sentuhan interpretatif oleh dirinya dan tim Satre. Pementasan ini tetap berangkat dari naskah asli karya Arifin C. Noer, namun juga dilengkapi dengan beberapa penambahan adegan hasil interpretasi yang tidak terdapat dalam naskah asli. Salah satu contohnya adalah bagian akhir pementasan, di mana para lakon menggonggong—adegan yang tidak ada dalam teks asli, tetapi ditambahkan sebagai simbolisasi tanpa menghilangkan nyawa dan narasi atau statement cerita. Penambahan ini tidak bersifat eksperimental berlebihan, melainkan tetap menjaga nyawa dan makna utama dari kisah yang disampaikan.

Penulis: Gregorius Ramones Evanraffael

Reporter: Dedes Sughiarti dan Muhammad Omar Al Kautsar

Editor: Galih R. wiratama

Media Parahyangan

Media Parahyangan

Next Post
Kantin Unpar Sudah Buka, Mahasiswa: Banyak Alternatif yang Lebih Murah

Makanan Berat di Kantin Unpar Gratis Untuk Mahasiswa, Cek Syaratnya!

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Muncul Surat Ancaman Bom Pada Wisuda Tahap II, BEM Unpar Sebarkan Pesan Darurat

Muncul Surat Ancaman Bom Pada Wisuda Tahap II, BEM Unpar Sebarkan Pesan Darurat

15 November 2024
Berulah Menjelang Turun Jabatan, Ketua BEM Unpar Minta Maaf

Berulah Menjelang Turun Jabatan, Ketua BEM Unpar Minta Maaf

29 November 2024
#TidakSIAP2024: Makan Siang Peserta SIAP Tidak Layak Konsumsi

#TidakSIAP2024: Makan Siang Peserta SIAP Tidak Layak Konsumsi

29 August 2024
Pemilihan Umum Persatuan Mahasiswa: Mahasiswa yang Mana?

Pemilihan Umum Persatuan Mahasiswa: Mahasiswa yang Mana?

2
Diskusi Publik KPK: Pendidikan anti korupsi merupakan investasi jangka panjang dan merupakan cara paling cepat untuk memberantas korupsi

Diskusi Publik KPK: Pendidikan anti korupsi merupakan investasi jangka panjang dan merupakan cara paling cepat untuk memberantas korupsi

0
Jurnalis Bandung Gelar Aksi: RUU Penyiaran Bisa Menyerang Siapa Saja!

Jurnalis Bandung Gelar Aksi: RUU Penyiaran Bisa Menyerang Siapa Saja!

0
Keluhan yang Sama dari Tahun ke Tahun, Sistem Danusan Tidak Ada Kemajuan?

Keluhan yang Sama dari Tahun ke Tahun, Sistem Danusan Tidak Ada Kemajuan?

16 September 2026
Who’s WU-TANG CLAN?

Who’s WU-TANG CLAN?

12 September 2026
Abu Vulkanik Anak Krakatau Menghujani Bandung: “Abu Masih Tipis!”

Abu Vulkanik Anak Krakatau Menghujani Bandung: “Abu Masih Tipis!”

7 September 2026
Follow Our Social Media
Spotify Instagram Youtube

Informasi

  • Tentang Kami
  • Pertanyaan Umum (FaQ)
  • Guideline Kolom Submisi
  • Pendaftaran Anggota Jurnalis MedPar

Kontak

  • Email Kolom Submisi : kompendiumprodukmp@gmail.com
  • Email Media Partner : ukm_mp@unpar.ac.id

Alamat

Jl. Ciumbuleuit No.94, Hegarmanah, Kec. Cidadap, Kota Bandung, Jawa Barat 40141

Copyright © 2023 Media Parahyangan

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
    • Liputan Kampus
    • Bandung
    • Nasional
    • Feature
  • Seri Kajian Khusus
    • Artikel Opini
    • Understanding Issues
    • Editorial
    • Interview
  • Korner Literasi
    • Kolom Submisi
    • Film & Sinematografi
    • Review Buku
    • Seni Budaya
    • Musik
    • Podcast
  • Galeri
  • Arsip Cetak
  • Tentang Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist