Media Parahyangan
Advertisement
  • Home
  • Berita
    • Bandung
    • Nasional
    • Liputan Kampus
    • Editorial
  • Sesi Kajian Khusus
    • Understanding Issues
  • Kolom Parahyangan
    • Opini
    • Esai
    • Interview
    • Podcast
  • Culture
    • Musik
    • Seni
    • Buku
    • Lifestyle
  • Galeri
  • Majalah
  • Arsip
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Bandung
    • Nasional
    • Liputan Kampus
    • Editorial
  • Sesi Kajian Khusus
    • Understanding Issues
  • Kolom Parahyangan
    • Opini
    • Esai
    • Interview
    • Podcast
  • Culture
    • Musik
    • Seni
    • Buku
    • Lifestyle
  • Galeri
  • Majalah
  • Arsip
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
Media Parahyangan
No Result
View All Result
Home Bandung

Satre Unpar!: Toni Tercinta, Kisah Cinta & Lain-Lain

Media Parahyangan by Media Parahyangan
31 May 2025
in Bandung, Liputan Kampus
Satre Unpar!: Toni Tercinta, Kisah Cinta & Lain-Lain

Media Parahyangan – Pada hari Sabtu, (17/05) dalam upaya menghidupkan kembali semangat seni di kalangan mahasiswa, Unit Kegitatan Mahasiswa Sastra dan Teater UNPAR (Satre) menggelar sebuah acara pertujukan kolaboratif yang memadukan puisi, drama, dan musik.

Menggangkat tema Toni Tercinta, Kisah Cinta & Lain-Lain karya Arifin C. Noer, acara tersebut menyuguhkan rangkaian pertunjukan yang memadukan narasi personal, puisi, dan drama untuk merayakan berbagai wajah cinta yang manis, getir, absurd, dan kadang tak terjelaskan. Lebih dari sekadar pertunjukan, “Toni Tercinta” menjadi ruang ekspresi sekaligus pengakuan akan kerentanan dan kekuatan manusia dalam mencinta.

Tim Media Parahyangan juga berkesempatan mewawancari salah satu pemeran dari acara satre kali ini. Ariel Paras, berperan sebagai Otong memberikan alasannya mengapa ia berpartisipasi dalam acara satre kali ini. Ia tertarik karena menambah pengalaman serta ingin mengetahui bagaimana dunia teater itu.

“Karena buat pengalaman sama pengen nyobain bagaimana dunia teater itu,” ujar Ariel.

Ariel memberikan pendapatnya tentang bagaimana kita dapat memaknai acara Satre kali ini dan ia juga berkeluh kesah tentang perjuangannya untuk menyukseskan acara Satre kali ini.

“Kurang lebih maknanya berceritakan tentang orang-orang atas yang tidak mempedulikan orang-orang bawah karena orang bawah sibuk dengan hidupnya dan orang atas sibuk dengan anjingnya. Wahh banyak sih kesulitannya sebenernya karena berperan sebagai orang lain itu susah sih sekitar 4 bulan latihannya,” ujar Ariel Paras.

Tim Media Parahyangan juga berkesempatan untuk mewawancarai Kemal Ferdiansyah, pelatih UKM Satre sekaligus sutradara pada pementasan kali ini. Dalam wawancara tersebut, Kemal menyoroti ketimpangan empati dalam masyarakat, terutama ketika kematian seorang anak dari kelas bawah dianggap tidak sepenting kematian seekor anjing peliharaan milik pasangan kelas atas. Ia mengajak penonton untuk merenungkan bagaimana cinta dan perhatian yang berlebihan terhadap sesuatu secara berlebihan justru mengaburkan kepedulian serta kepekaan empati terhadap sesama manusia.

“Kita patut memperhatikan bagian akhir kisah tersebut sebagai bahan perenungan. Sebagai contoh, banyak manusia yang mencintai binatang atau benda secara berlebihan, hingga melupakan bahwa di sisi lain masih banyak sesama manusia yang lebih membutuhkan perhatian atau cinta tersebut—namun justru diabaikan,” ujar Kemal selaku sutradara.

Lebih jauh, Kang Kemal juga membagikan pendekatannya dalam menyutradarai pementasan ini, yaitu dengan mengarah ke gaya teater konvensional yang diberi sedikit sentuhan interpretatif oleh dirinya dan tim Satre. Pementasan ini tetap berangkat dari naskah asli karya Arifin C. Noer, namun juga dilengkapi dengan beberapa penambahan adegan hasil interpretasi yang tidak terdapat dalam naskah asli. Salah satu contohnya adalah bagian akhir pementasan, di mana para lakon menggonggong—adegan yang tidak ada dalam teks asli, tetapi ditambahkan sebagai simbolisasi tanpa menghilangkan nyawa dan narasi atau statement cerita. Penambahan ini tidak bersifat eksperimental berlebihan, melainkan tetap menjaga nyawa dan makna utama dari kisah yang disampaikan.

Penulis: Gregorius Ramones Evanraffael

Reporter: Dedes Sughiarti dan Muhammad Omar Al Kautsar

Editor: Galih R. wiratama

Previous Post

Permasalahan Setiap Semester, Batasan Absensi dan Sulitnya Mendapatkan Izin Kembali Dikeluhkan Mahasiswa!

Next Post

Makanan Berat di Kantin Unpar Gratis Untuk Mahasiswa, Cek Syaratnya!

Post Terkait

Sempat Hilang setelah memperingati Supersemar, BEM akhirnya meminta maaf
Liputan Kampus

Sempat Hilang setelah memperingati Supersemar, BEM akhirnya meminta maaf

28 March 2026
Sempat Memperingati Supersemar, BEM UNPAR Tarik Kembali Unggahan Mereka
Liputan Kampus

Sempat Memperingati Supersemar, BEM UNPAR Tarik Kembali Unggahan Mereka

20 March 2026
Kilas Balik Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan di Unpar
Liputan Kampus

Kilas Balik Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan di Unpar

27 February 2026
Menolak Lupa: Very Kurnia, Korban Salah Tangkap Demo Augustus Lalu
Bandung

Menolak Lupa: Very Kurnia, Korban Salah Tangkap Demo Augustus Lalu

29 January 2026
HIGH WITH YOUR OWN ID CARD
Bandung

HIGH WITH YOUR OWN ID CARD

15 December 2025
Pemilihan Umum Persatuan Mahasiswa: Mahasiswa yang Mana?
Liputan Kampus

Pemilihan Umum Persatuan Mahasiswa: Mahasiswa yang Mana?

27 November 2025
Next Post
Kantin Unpar Sudah Buka, Mahasiswa: Banyak Alternatif yang Lebih Murah

Makanan Berat di Kantin Unpar Gratis Untuk Mahasiswa, Cek Syaratnya!

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terbaru

  • Muncul Surat Ancaman Bom Pada Wisuda Tahap II, BEM Unpar Sebarkan Pesan Darurat

    Muncul Surat Ancaman Bom Pada Wisuda Tahap II, BEM Unpar Sebarkan Pesan Darurat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • #TidakSIAP2024: Makan Siang Peserta SIAP Tidak Layak Konsumsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berulah Menjelang Turun Jabatan, Ketua BEM Unpar Minta Maaf

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sempat Memperingati Supersemar, BEM UNPAR Tarik Kembali Unggahan Mereka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • “Ketidakstabilan Ekonomi Menciptakan Pelecehan Hak Asasi Manusia Etnis Tionghoa”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kencangkan Sabuk Pengaman, Per Semester Ganjil 2025/2026 UKT Tahap Satu Naik!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kantin Unpar Sudah Buka, Mahasiswa: Banyak Alternatif yang Lebih Murah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • “Kesenjangan Gender di Era Modern: Menghadapi Sistem yang  Menyudutkan Perempuan” 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Follow Our Social Media
Spotify Instagram Youtube

Informasi

  • Tentang Kami
  • Pertanyaan Umum (FaQ)
  • Guideline Kolom Submisi
  • Pendaftaran Anggota Jurnalis MedPar

Kontak

  • Email Kolom Submisi : kompendiumprodukmp@gmail.com
  • Email Media Partner : ukm_mp@unpar.ac.id

Alamat

Jl. Ciumbuleuit No.94, Hegarmanah, Kec. Cidadap, Kota Bandung, Jawa Barat 40141

Copyright © 2023 Media Parahyangan

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Bandung
    • Nasional
    • Liputan Kampus
    • Editorial
  • Sesi Kajian Khusus
    • Understanding Issues
  • Kolom Parahyangan
    • Opini
    • Esai
    • Interview
    • Podcast
  • Culture
    • Musik
    • Seni
    • Buku
    • Lifestyle
  • Galeri
  • Majalah
  • Arsip
  • Tentang Kami

© 2024 Media Parahyangan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist