Media Parahyangan
Advertisement
  • Home
  • Berita
    • Liputan Kampus
    • Bandung
    • Nasional
    • Editorial
    • Feature
    • Interview
  • Seri Kajian Khusus
    • Understanding Issues
    • Arsip Zine
    • Buku
  • Kolom Opini
    • Opini
    • Submisi
    • Esai
  • Culture
    • Seni
    • Musik
    • Podcast
  • Galeri
  • Arsip Cetak
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Liputan Kampus
    • Bandung
    • Nasional
    • Editorial
    • Feature
    • Interview
  • Seri Kajian Khusus
    • Understanding Issues
    • Arsip Zine
    • Buku
  • Kolom Opini
    • Opini
    • Submisi
    • Esai
  • Culture
    • Seni
    • Musik
    • Podcast
  • Galeri
  • Arsip Cetak
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
Media Parahyangan
No Result
View All Result
Home Nasional

Pemangkasan Anggaran: Hemat untuk Negara, Rugi untuk Rakyat?

by Media Parahyangan
30 July 2026
in Nasional, Understanding Issues
0
Pemangkasan Anggaran: Hemat untuk Negara, Rugi untuk Rakyat?
500
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, 16 Maret 2025 — Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah tegas dengan mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025, yang menargetkan pemangkasan anggaran pemerintah sebesar Rp. 306,69 triliun. Langkah ini mencakup penghematan belanja kementerian/lembaga (K/L) sebesar Rp 256,1 triliun dan transfer ke daerah sebesar Rp 50,5 triliun, dikutip dari kolom berita Tempo.

Instruksi Presiden ini bertujuan untuk mengurangi pemborosan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), dengan fokus pada efisiensi di berbagai sektor, seperti belanja operasional perkantoran, pemeliharaan, perjalanan dinas, bantuan pemerintah, pembangunan infrastruktur, serta pengadaan peralatan dan mesin.

Upaya ini mencerminkan komitmen pemerintah Prabowo-Gibran dalam mengelola keuangan negara secara lebih bijaksana dan berorientasi pada pengurangan pengeluaran yang tidak produktif.

Prabowo memerintahkan para menteri di Kabinet Merah Putih, Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, kepala lembaga pemerintah non-kementerian, pimpinan kesekretariatan lembaga negara, gubernur, serta bupati/wali kota untuk segera melaksanakan efisiensi anggaran tersebut. 

“Saya melakukan penghematan, saya ingin pengeluaran-pengeluaran yang tidak perlu, pengeluaran-pengeluaran mubazir, pengeluaran-pengeluaran yang alasan untuk nyolong, saya ingin dihentikan, dibersihkan,” ucap Prabowo dari CNN Indonesia.

“Penggunaan anggaran akan difokuskan pada langkah-langkah yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG),” ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (24/1). Namun, efisiensi anggaran malah nyasar ke sejumlah pengeluaran pendukung, seperti kegiatan seremonial, sewa gedung dan kendaraan, dan perjalanan dinas. Pemangkasan ini berpotensi berdampak langsung pada sektor-sektor vital yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat, ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani pada wawancaranya di laman berita Kadata

Berbagai instansi pemerintah juga mengurangi layanan publik, mengurangi tenaga honorer, serta memotong program-program yang sebelumnya bermanfaat bagi masyarakat. Dampaknya, aktivitas sosial dan ekonomi terganggu, sehingga layanan publik yang diselenggarakan pemerintah menjadi tidak efektif.

Apakah efisiensi anggaran benar-benar dimaksudkan untuk kepentingan rakyat, atau justru hanya menjadi alasan untuk mengurangi pelayanan publik? 

Sri Mulyani mengungkapkan realisasi anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) hingga Februari 2025. Hingga akhir Februari 2025, APBN tercatat mengalami defisit sebesar 31,3 triliun, atau sekitar 0,13% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Defisit ini menunjukan bahwa pengelolaan anggaran yang efisien bisa berimbas pada penurunan kualitas pelayanan terhadap masyarakat. Defisit ini menunjukkan bahwa adanya kontradiksi dalam pengelolaan anggaran negara, yang terlihat jelas ketika upaya untuk menekankan mengurangi layanan publik, mengurangi tenaga honorer, dll. Jadi bisa dilihat bahwa defisit anggaran menjadi alasan untuk mengurangi pelayanan publik.

Penulis: Finny Nevina Siregar

Editor: Galih R. Wiratama

Media Parahyangan

Media Parahyangan

Next Post
https://images.app.goo.gl/G1SLN3sfizRDixij8

Sopan Santun Bermusik Emangnya Relevan ?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Muncul Surat Ancaman Bom Pada Wisuda Tahap II, BEM Unpar Sebarkan Pesan Darurat

Muncul Surat Ancaman Bom Pada Wisuda Tahap II, BEM Unpar Sebarkan Pesan Darurat

15 November 2024
Berulah Menjelang Turun Jabatan, Ketua BEM Unpar Minta Maaf

Berulah Menjelang Turun Jabatan, Ketua BEM Unpar Minta Maaf

29 November 2024
#TidakSIAP2024: Makan Siang Peserta SIAP Tidak Layak Konsumsi

#TidakSIAP2024: Makan Siang Peserta SIAP Tidak Layak Konsumsi

29 August 2024
Pemilihan Umum Persatuan Mahasiswa: Mahasiswa yang Mana?

Pemilihan Umum Persatuan Mahasiswa: Mahasiswa yang Mana?

2
Diskusi Publik KPK: Pendidikan anti korupsi merupakan investasi jangka panjang dan merupakan cara paling cepat untuk memberantas korupsi

Diskusi Publik KPK: Pendidikan anti korupsi merupakan investasi jangka panjang dan merupakan cara paling cepat untuk memberantas korupsi

0
Jurnalis Bandung Gelar Aksi: RUU Penyiaran Bisa Menyerang Siapa Saja!

Jurnalis Bandung Gelar Aksi: RUU Penyiaran Bisa Menyerang Siapa Saja!

0
Optimalisasi Kesiapan Infrastruktur Pelayanan Publik dalam Perlindungan Kekerasan Seksual

Optimalisasi Kesiapan Infrastruktur Pelayanan Publik dalam Perlindungan Kekerasan Seksual

1 August 2026
Saat Tim Medis ditahan : Dugaan Pelanggaran Prosedur Hukum Saat Aksi Juni

Saat Tim Medis ditahan : Dugaan Pelanggaran Prosedur Hukum Saat Aksi Juni

30 July 2026
Aksi Massa ‘Indonesia Disaster’ Hari Ke-2 : Orasi dihalang Kembang Api

Aksi Massa ‘Indonesia Disaster’ Hari Ke-2 : Orasi dihalang Kembang Api

17 June 2026
Follow Our Social Media
Spotify Instagram Youtube

Informasi

  • Tentang Kami
  • Pertanyaan Umum (FaQ)
  • Guideline Kolom Submisi
  • Pendaftaran Anggota Jurnalis MedPar

Kontak

  • Email Kolom Submisi : kompendiumprodukmp@gmail.com
  • Email Media Partner : ukm_mp@unpar.ac.id

Alamat

Jl. Ciumbuleuit No.94, Hegarmanah, Kec. Cidadap, Kota Bandung, Jawa Barat 40141

Copyright © 2023 Media Parahyangan

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Liputan Kampus
    • Bandung
    • Nasional
    • Editorial
    • Feature
    • Interview
  • Seri Kajian Khusus
    • Understanding Issues
    • Arsip Zine
    • Buku
  • Kolom Opini
    • Opini
    • Submisi
    • Esai
  • Culture
    • Seni
    • Musik
    • Podcast
  • Galeri
  • Arsip Cetak
  • Tentang Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist